AIR MATA IBU
Senyumu menyembunyikan letihmu.
Kau berusaha agar anakmu tak
membencimu.
Berbagai derita selalu menimpamu.
Kau berusah memberi harapan baru
bagi anakmu.
Terkadang kau letih dengan kelakuan
anakmu.
Sampai-sampai air mata mu menetes
tanpa kau sadari.
Tapi tak sedikitpun kau membencinya.
Kerja kerasmu terkadang tak di hargai.
Jerih payahmu bahkan di sepelekan
Kau tak ingin hidup bergelimang harta.
Yang kau inginkan hanya anakmu yang
soleha.
Dalam setiap doa mu kau berharap agar
kelak ia berubah.
Tanpa sadar air mata ini berjatuhan
karena luka yang mendalam.

Komentar
Posting Komentar